Dari Mercusuar Hingga Penyu: Sejarah Singkat Pulau Sambit yang Tak Terlupakan
Pulau Sambit, pulau terluar Indonesia di Laut Sulawesi, menyimpan kisah menarik tentang mercusuar penjaga perbatasan dan pelestarian penyu. Meski tak berpenghuni, pulau ini menjadi saksi bisu sejarah penting.

Inti Sari
- Pulau Sambit terletak di Laut Sulawesi dan berbatasan langsung dengan Malaysia.
- Merupakan bagian dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan koordinat 1°46′53″N 119°2′26″E.
- Tidak berpenghuni tetap, namun dihuni oleh 5 petugas mercusuar dan 1 penjaga telur penyu musiman.
- Terletak di tenggara Pulau Maratua, menjadikannya titik strategis di perairan Indonesia.
- Memiliki peran penting dalam menjaga perbatasan dan melestarikan kehidupan penyu.
Mercusuar: Penjaga Perbatasan yang Tegak Berdiri
Pulau Sambit dikenal dengan mercusuarnya yang menjulang tinggi, menjadi penanda penting bagi kapal-kapal yang melintasi perairan Laut Sulawesi. Dibangun untuk menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, mercusuar ini dioperasikan oleh lima petugas yang bertugas secara bergiliran. Keberadaan mercusuar ini tidak hanya berfungsi sebagai navigasi, tetapi juga sebagai simbol kewaspadaan negara dalam menjaga wilayah terluarnya.
Penyu: Kehidupan yang Dilindungi
Selain mercusuar, Pulau Sambit juga menjadi tempat penting bagi pelestarian penyu. Setiap musim bertelur, seorang petugas khusus ditugaskan untuk menjaga telur-telur penyu dari ancaman predator maupun manusia. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem laut dan melindungi spesies penyu yang semakin terancam. Meski kecil, pulau ini memiliki peran besar dalam menjaga keanekaragaman hayati.
Pulau Kecil dengan Sejarah Besar
Meski tidak berpenghuni tetap, Pulau Sambit memiliki arti penting dalam konteks geografis dan ekologis. Letaknya yang strategis menjadikan pulau ini sebagai titik pengawasan penting bagi Indonesia di perairan Laut Sulawesi. Selain itu, upaya pelestarian penyu yang dilakukan di pulau ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga kekayaan alamnya. Pulau Sambit mungkin kecil, tetapi sejarah dan perannya tidak pernah terlupakan.
Cuplikan Video
Pertanyaan Umum
Apakah Pulau Sambit bisa dikunjungi oleh wisatawan?
Pulau Sambit tidak terbuka untuk wisatawan umum karena fungsinya sebagai wilayah perbatasan dan area konservasi penyu.
Bagaimana cara mencapai Pulau Sambit?
Akses ke Pulau Sambit biasanya melalui jalur laut dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan izin khusus dari otoritas setempat.
Apa saja tugas petugas mercusuar di Pulau Sambit?
Petugas mercusuar bertugas menjaga dan mengoperasikan mercusuar serta memantau lalu lintas kapal di perairan sekitarnya.
Mengapa penyu memilih Pulau Sambit untuk bertelur?
Pulau Sambit memiliki kondisi pantai yang sesuai untuk penyu bertelur, seperti pasir yang lembut dan lingkungan yang relatif terlindungi.